Note : JANGAN TERPAKU KEPADA NASKAH TERUTAMA DIALOG!.

Naskah Kabaret

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya

[Tahukah kalian mengapa tanggal 10 Nevember 1945 diperingati sebagai Hari Pahlawan?

Pada tanggal itu, terjadi peristiwa yang menggambarkan betapa heroiknya arek-arek Surabaya.

Mengapa mereka dikatakan Heroik?

Setelah menonton Kabaret ini, kalian pasti akan memahaminya …

PROUDLY PRESENT KABARET Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya

Pertempuran yang terjadi di Surabaya berkaitan dengan pertempuran di daerah lain, yaitu perebutan kekuasaan dari tangan Jepang. Pertempuran ini dipimpin oleh Abdul Wahab Saimin dan para anggota BKR. Pertempuran perebutan kekuasaan dari tangan Jepang berakhir setelah Angkatan Darat Jepang di bawah Jendral Iwabe menyerah. Penyerahan ini diikuti oleh Angkatan Lautnya, yaitu di bawah Laksamana Shibata. Kapal-kapal perang beserta pangkalannya diserahkan kepada pihak Indonesia. Keberhasilan perebutan kekuasaan dan senjata dari tangan Jepang oleh rakyat Surabaya menyebabkan mereka memiliki senjata. Oleh karena itu, mereka menjadi bersifat konfrontatif dan siap menghadapi situasi apapun.

Scene 1

Penyerahan kekuasaan oleh Jendral Iwabe dan Laksamana Shibata kepada Abdul Wahab Saimin (before introduction)

Abdul Wahab Saimin   : Hahaha… Kapal-kapal perang mu telah berada di tangan kami. Senjata-senjata perang mu pun telah berhasil terlucuti oleh kami. Sekarang, menyerahlah. Berikanlah kekuasaanmu kepada kami (logat Jawa)

Jendral Iwabe    : Baiklah. Di dalam pertempuran ini, Kami mengaku, saat ini kami menyerah.

Laksamana Shibata        : Kami serahkan kekuasaan kami kepada kalian, rakyat Surabaya. Kami telah kalah dalam pertempuran ini.

………..

PERTEMPURAN 10 NOVEMBER 1945 Di SURABAYA..

Memperkenalkan inilah pemeran-pemeran dari Kabaret yang bertemakan Hari Pahlawan ysng

.,,,,,,

1.

Dst…………..

 

(Bunyi suara meriam, para pemainpun segera mengambil posisi masing-masing)

Pada tanggal 25 oktober 1945, brigade 49 di bawah BrigJen A.W.S Mallaby mendarat di Surabaya. Brigade ini merupakan bagian dari divisi India tentara sekutu (AFNEI). Tujuan kedatangannya adalah untuk melucuti serdadu Jepang dan menyelematkan pada bangsa Belanda yang di asingkan oleh Jepang (interniran Sekutu).

(setelah mengambil posisi, perlahan-lahan pemain keluar ke belakang panggung)

AWS Mallaby dan para sekutu lainnya mendarat di Surabaya…

Brigjen AWS Mallaby : Hahahah.. Akhirnya kita tiba juga di Indonesia. Misi kita adalah , kita harus bisa melucuti serdadu Jepang yang menyelamatkan para interniran Sekutu, mereka adalah bangsa Belanda yang di asingkan oleh Jepang.

……

……

Gubernur KA Soerjo enggan menerima AFNEI.  Kedatangan brigade itu menimbulkan kecurigaan pada sebagian para pejuang. Mereka khawatir Belanda membonceng di belakang Sekutu. Suasana panas pun tercipta antara Sekutu dan para pejuang. Untuk mengatasi keadaan itu, diadakan pertemuan antara pemerintah RI dengan Mallaby.

(Suasana agak tenang dan terlihat Gubernur KA Soerjo , Wakil Gubernur dan satu pejabat berbincang di atas sebuah meja dan 3 kursi. Ada gelas jugo disitutu) (terdengar siaran radio)

Gubernur KA Soerjo : Kalian tahu, ternyata setelah kemerdekaan bangsa ini. Kita masih terikat dalam penjajahan. Masih ada yang datang dan perlu dicurigai. Kedatangan Serangkaian pasukan sekutu, AFNEI telah berpijak di di daerah ini.

WaGub : Kedatangan AFNEI yang mencurigakan para arek-arek Surabaya ini, sepertinya akan menimbulkan peperangan jika mereka masih berada disini. Bagaimana tindakan kitaa selanjutnya?

Pejabat : Sebaiknya, kita tolak saja kedatangan mereka. Bagaimana kalau kita usir saja mereka dari daerah ini. Dari pada, Kekhawatiran para arek-arek Surabaya yaitu apabila Belanda membonceng di belakang sekutu akan berakibat fatal. Kita tidak menginginkan Belanda untuk berpijak di tanah air kita ini.

Gubernur KA Soerjo : Seperti yang kita ketahui juga bahwa , saat ini suasana di Surabaya sedang memanas.  Kita tidak bisa secara langsung mengusir mereka. Selanjutnya apa yang akan kita lakukan?

WaGub : Sebaiknya kita adakan diskusi dan menyarankan Ir. Soekarno untuk mengadakan pertemuan secara langsung dengan Mallaby. Apakah kalian setuju?

Pejabat                : Baiklah, bisa diterima….

(penyiaran melalui radio)

Akhirnya, Ketiga pihak utama yang memimpin Surabaya tersebut mengadakan pertemuan secara langsung dengan Ir. Soekarno dan saran mereka di setujui oleh pemerintah RI tersebut.

(disebuah ruangan terlihat seperti tempat pertemuan)

Ir. Soekarno       : Ada apa kedatangan kalian kesini?

Gub       : Baiklah Bung Karno, seperti yang sedang kita alami sekarang ini bahwa di Surabaya kita kedatangan para Pasukan sekutu. Kita tidak mengetahui tujuan kedatangan mereka secara jelas.

Wagub  : Akan tetapi, kedatangan mereka ini mengundang kecurigaan para pejuang-pejuang di kota Surabaya. mereka berpendapat bahwa, bisa saja Belanda membonceng di belakang Sekutu.

Pejabat                : dan maksud kedatangan kami kesini adalah, dari pada terjadi kesalah pahaman dan kita mengusir mereka secara paksa. Bagaimana kalau kita mengadakan pertemuan dengan Mallaby, sebagai pemimpin dari pasukan ini.

Gub       : Dan kami menginginkan Anda yang akan bertemu secara langsung dengan Mallaby karena kemungkinan besar, pertemuan ini akan lebih menghasilkan hasil yang di inginkan. Bagaimana, apakah anda bersedia Bung?

Ir. Soekarno       : Baiklah, saya akan menerima permintaan dari kalian. Saya akan mengadakan pertemuan ini segera, secepat mungkin. Karena ini sangat akan membahayakan negeri kita yang baru saja merdeka ini.

…..

About abellasswa

Ambivert, Universitas Indonesia, Musics Artsy and Sports.

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s