Pemberitahuan tentang pertemuan ini di umumkan oleh para pejuang yang datang langsung menemui pihak sekutu.

(SUASANA RIUH, RAMAI, SANGAT RIBUT)

Arek A : Hai engkau sekutu. Kami tidak menyukai kedatangan kalian di negeri kami. Apa lagi yang kalian inginkan dari kami? Kami tidak ingin memperbanyak masalah dengan kalian.

Arek B   : Lebih baik kalian pulang ke tanah air kalian. Rakyat kami tidak menginginkan adanya kehidupan orang asing seperti kalian di negeri kami. Lebih baik kalian pulang.

Sekutu A : Hhhh… Tenang rakyat Surabaya, kedatangan kami disini tidak bermaksud untuk memerangi kalian. Kami berharap kalian tetap bersikap tenang dan tidak waspada kepada kami. (mukonyo tu sinis)

Arek B   : Kami tetap tidak percaya. Kami yakin,  Belanda membonceng di belakang kalian.

Arek C : Kami tidak ingin Negara kami hancur lagi. Kami menginginkan kedamaian, ketentraman, ketenangan dan tidak ada lagi peperangan.

Sekutu B : Oh… tenanglah kalian semua. Jika kalian mengharapkan semua itu, maka janganlah berburuk sangka kepada kami. Jika kalian tidak berbuat itu, kami pun akan bertindak sama.

Di tengah keramaian… datanglah seorang pengirim berita. Berita tersebut datang dari Ir. SOEKARNO yang akan mengadakan pertemuan secara langsung dengan AWS Mallaby.

Terlihat pasukan yang datang berbaris dan membuat para rakyat membuka jalan. (2baris, ada satu pembawa surat)…

Pemimpin barisan : henti………. Grakk. Buka barisan… Grakk.

Pembawa surat (keluar dari barisan dan memanggil salah satu pihak sekutu)

Sekutu A : Hei, ada apa maksud dari kedatangan kalian kesini. Apakah kalian ingin mengutarakan kecurigaan kalian terhadap rakyat kami lagi ?

Pembawa Surat : Kedatangan kami kesini adalah untuk memberitahukan bahwa Pemimpin Kami, Ir. Soekarno mengadakan pertemuan dan perundingan secara langsung dengan Brigjen AWS Mallaby agar kedatangan kalian ini dapat terselesaikan.

Sekutu B              : Apa yang kau bawa itu?

Pembawa surat                : Saya membawa surat pertemuan perundingan yang akan di berikan kepada Brigjen AWS Mallaby. (Memperlihatkan surat)

Sekutu A : Berikanlah kepada saya, surat pertemuan itu akan saya sampaikan secara langsung kepada Beliau.

…..Perkumpulan bubar……………

 

Sekutu A : Mr. Mallaby, a special letter is coming. This letter wants you to have the meeting with Ir. Soekarno … For the further information, you can read this.

Mallaby : (take the letter).. Are you sure? Who give this letter to us?

Sekutu B : Surabaya’s citizen… I couldn’t remember their name one by one. And exactly, I don’t know what is the meeting for…

Mallaby : Well, I’ll read it. ( 5 seconds later…) The letter is about our comin’ to this island. They want to have an agreement and clear decisions. Because they also want to know what is our purpose for coming here..

Sekutu A : Well, it’s good. We let you to have the meeting with them, because they don’t believe us and sure that we will against them.

…..

Diskusi Mallaby dan Pemimpin RI

Ir. Soekarno : Hei, Brigjen Mallaby. This meeting is happened because of your coming. And, directly to the point.

                As we know that, Surabaya’s people don’t understand what is your purpose of coming here. And we want to have a very clear information from you. We don’t want to let our country in not safe condition again. And the people guess that Belanda will be behind you.

Mallaby : Well. Belanda will not be behind us..and we want you to have an agreement for this case.

IRS          : Okay, …

(the result…. Disiarkan melalui radio)

About abellasswa

Ambivert, Universitas Indonesia, Musics Artsy and Sports.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s